Showing posts with label pengajaran. Show all posts
Showing posts with label pengajaran. Show all posts

Monday, April 18, 2011

Lukisan-lukisan dari Neraka oleh seorang seniman Korea

Seorang seniman muda Korea telah dibawa ke Neraka. Si pelukis telah dibawa ke Neraka oleh Tuhan Yesus Sendiri. Seniman ini telah menghadiri pertemuan doa semalaman pada bulan April 2009 dan terus melakukannya selama ini sudah lebih dari setahun.




Artist: “As I was praying all night long, I am now able to love Jesus more than ever”… One day… Jesus came and said in my Heart, “I will show you the deeper things of Heaven.”
Seniman: “Karena saya berdoa sepanjang malam, sekarang saya lebih mampu mengasihi Yesus lebih dari pada sebelumnya” … Suatu hari … Yesus datang dan berkata di dalam hatiku, ”Aku akan menunjukkan kepadamu hal-hal Sorga yang lebih dalam.”
I thought I was going to visit heaven but instead of I had visited hell…as soon as Jesus spoke into my Heart, we entered into the spiritual realm…But Jesus took me and showed me Hell first…
Saya pikir saya akan mengunjungi sorga, tapi sebaliknya saya telah mengunjungi neraka… Segera sesudah Yesus berbicara ke dalam hati saya, kami masuk ke dalam alam spiritual… Yesus membawa saya dan menunjukkan kepada saya neraka terlebih dahulu…



As I followed Jesus, I cried the whole time…
Selagi saya mengikuti Yesus, saya menangis sepanjang waktu

I then began to hear moans, screams, and wailing sounds…. “Ahhhhhh!!!”
Lalu saya mulai mendengar suara-suara lenguhan, teriakan dan ratapan…. “Ahhhhhh!!!”

Artist: “Most people have a misconception about hell. They are deluded and many people think only if you “believe” in Jesus Christ, they will end up in Heaven.  Some even think that once they die that will all be it, nothing.

Many all believe as they think. Therefore they live their lives as they desire…

Seniman: “Kebanyakan orang salah mengerti mengenai neraka. Mereka terlena oleh muslihat dan banyak orang berpikir sekedar jika engkau “percaya” tentang Yesus Kristus, sorga akan menjadi tujuan akhirmu. Beberapa orang bahkan berpikir jika mereka meninggal itulah akhir dari segalanya, tidak ada apa-apa lagi.

Banyak orang percaya seperti yang mereka pikirkan. Oleh karena itu mereka menjalani kehidupan mereka sebagaimana yang mereka inginkan…


SATAN FROM TV:  As people watch violent secular movies, the demons would actually torment the person’s soul without the person realizing or knowing it.  As a person watches the scenes from TV, their soul is in torment and in pain. The soul is damaged and wounded. Watching secular TV does not help in any way for Christians to progress their loving relationship with God, our bridegroom Jesus. We can watch some news once in a while but please do not watch TV, period!  Amen!!
IBLIS DARI TV: Selagi orang-orang menonton film-film dunia yang dipenuhi kekerasan, setan-setan sebenarnya menyiksa jiwa orang itu tanpa orang itu sadari atau ketahui. Selagi seseorang menonton adegan-adegan dari TV, jiwanya disiksa dan disakiti. Jiwa itu dilukai dan dihancurkan. Menonton TV duniawi sama sekali tidak membantu orang-orang Kristen dalam cara manapun untuk membuat kemajuan dalam hubungan kasih mereka dengan Tuhan, Mempelai kita Yesus. Kita bisa menonton sedikit beberapa berita, namun saya mohon, jangan menonton  TV, titik! Amin!!
Artist: As Jesus witnessed the sins committed by man, He cried. Satan and his demons would tie the bodies of sinners so tight with iron chains and they would control us. Therefore sinners would go deeper and deeper in sin. I am pleading to you not to commit sin. Do not live as you desire too. In hell, the senses are hundreds of times more vivid than you actually feel in physical realm. So the pain is more severe.
Seniman: Selagi Yesus menyaksikan dosa-dosa yang diperbuat oleh seseorang, Dia menangis. Iblis dan setan-setannya akan mengikat tubuh-tubuh dari para pendosa sedemikian erat dengan rantai-rantai besi dan mereka akan mengendalikan kita. Oleh karena itu para pendosa akan masuk lebih dalam dan lebih dalam lagi ke dalam dosa. Saya memohon kepadamu untuk tidak melakukan dosa. Jangan hidup seperti yang engkau inginkan. Di neraka, indera-indera seratus kali lipat lebih peka dari pada yang engkau rasakan di alam jasmani, karena itu sakitnya jauh lebih parah.



THE REALITY OF CIGARETTE  SMOKING AND DRINKING ALCOHOL.

Spirit of Snakes are filled in the alcoholic drinks and in cigarette smoke.

REALITA MENGENAI MEROKOK DAN MINUM ALKOHOL

Roh ular memenuhi minuman-minuman alcohol dan dalam rokok
Jesus took many people to hell and showed them about hell.
Jesus: I see countless people falling into the eternal deep sea of fire of hell every single day… Please tell the people what you have witnessed in hell! You must tell them about hell! Tell people how awful and gruesome hell is! You must paint the scene of hell as if you are within My heart. Draw the scenes with My aching heart!

Yesus membawa banyak orang ke neraka dan menunjukkannya kepada mereka.

Yesus: Aku melihat tak terhitung orang yang sedang jatuh ke dalam lautan api neraka yang dalam setiap hari… Tolong ceritakan kepada orang-orang apa yang telah engkau saksikan di neraka! Engkau harus menceritakan kepada mereka mengenai neraka! Ceritakanlah kepada orang-orang betapa sangat buruk dan sangat mengerikan neraka itu. Engkau harus melukis adegan neraka seperti engkau berada di dalam hati-Ku. Lukiskanlah adegan-adegan itu dengan hati-Ku yang pilu!
They are falling into the Fire of Hell
Mereka sedang jatuh ke dalam Api Neraka
Draw it with My aching heart….
Lukiskanlah itu dengan hati-Ku yang pilu …


Artist: As I was painting the scenes of hell, Satan attacked me severely…but I wanted to shout out to the world with Jesus’ heart through these paintings… I wanted to deliver the aching heart of Jesus and how He felt so pitiful about those people who are falling down into hell every single day!

Seniman: Selagi saya melukiskan adegan-adegan neraka, Iblis menyerang saya dengan sangat hebat… tetapi saya ingin meneriakkan kepada dunia dengan hati Yesus melalui lukisan-lukisan ini… Saya ingin menceritakan hati Yesus yang pilu dan betapa Dia sangat kasihan kepada orang-orang yang sedang jatuh ke dalam neraka setiap hari!
People being tormented on the cross
Orang-orang disiksa di atas salib


People who did not want to eat the bread of life…
Orang-orang yang tidak mau makan Roti Hidup…


She did not want to eat the bread of life…(God’s word)
Ia tidak mau makan Roti Hidup (Firman Tuhan)


People who had not discussed the things in their lives with Jesus but had made their own decisions and had their own will.
Orang-orang yang tidak mau membincangkan kehidupan mereka dengan Yesus melainkan membuat keputusan-keputusan mereka sendiri dan mengikuti keinginan mereka sendiri.


People who had drank, partaken, and eaten prohibited things.
Orang-orang yang minum, mengambil bagian dan makan hal-hal yang terlarang.



Jesus: Please tell people who hurt each others’ hearts by their words that they must not hurt or wound their brothers/sisters in Christ. They must not say things without care.

Yesus: Tolong katakan kepada orang-orang yang menyakiti hati orang lain dengan kata-kata mereka bahwa mereka tidak boleh menyakiti atau melukai saudara-saudara mereka dalam Kristus. Mereka tidak boleh berkata-kata dengan tidak mempedulikan orang lain.


Speaking without caring or love
Berbicara tanpa mempedulikan atau mengasihi


The penalty for lying.
Hukuman untuk berdusta.


Liars…

Pendusta…




Stealing money or funds…
Mencuri uang atau dana-dana …


People who stole money will be penetrated by arrows and/or poked by needles.

Orang-orang yang mencuri uang akan ditikam dengan panah-panah dan/atau ditusuk dengan jarum-jarum.


Persecution of the gospel.
Penganiayaan terhadap injil.


The first half of the portrait describes demons that influence the persecutors (people) to persecute and harass or kill the messengers of the full and true gospel.

Separuh pertama dari potret ini menggambarkan setan-setan yang mempengaruhi para penganiaya (orang-orang) untuk menganiaya dan mengusik atau membunuh para pembawa pesan Injil yang benar dan sepenuhnya.


This is how Murderers, rapists and child kidnappers will be tormented.
Beginilah siksaan terhadap para pembunuh, pemerkosa


dan penculik anak-anak.


This woman sees the outside….”Only if I can get out of here!”
Wanita ini melihat ke luar… “Jika saja saya bisa keluar ke situ!”


I wish I can get out of here….!
Saya berharap seandainya saya bisa keluar dari sini….!
The place of insects that is located in hell. This hell is for people who have committed sins by their thoughts, minds and for those who are filled with their own thoughts and knowledge. They are covered by countless of maggots. Their whole bodies are wounded by insects. The maggots and insects in hell are so much bigger in size compare to earthly ones. Thousands of maggots and insects are going in and out of person’s mouth, ears, and head. They crawl throughout the whole body!
Tempat bagi serangga-serangga terletak di neraka. Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang melakukan dosa dengan pikiran-pikiran mereka dan bagi mereka yang dipenuhi dengan pikiran dan pengetahuan mereka sendiri. Mereka diselimuti oleh ngengat-ngengat yang tak terhitung banyaknya. Seluruh tubuh mereka dilukai oleh serangga-serangga. Ulat-ulat dan serangga-serangga di neraka berukuran jauh lebih besar dari pada yang ada di bumi. Ribuan belatung dan serangga keluar masuk di mulut, telinga dan kepala mereka, merayap di seluruh tubuh mereka!
These people were filled with their own thoughts and knowledge.
Orang-orang ini dipenuhi dengan pikiran-pikiran
dan pengetahuan mereka sendiri.


This hell is for people who are so strong with their perception. For example, ‘why would Jesus work in my life or in me? Who am I? I don’t think He loves me. I am very evil. I don’t think He would love someone like me.” Those people who do not attempt to align their thoughts with God’s will end up in hell. We must fix our mind and thoughts.


These are also people who violate God’s word and ignore God’s commandments. They will be fried on frying pan in hell that is burning with Hell fire.
Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang bersikeras dengan sudut pandang mereka. Misalnya, “Mengapa Yesus harus bekerja dalam kehidupan saya atau di dalam saya? Siapakah saya? Saya pikir Dia tidak mengasihi saya. Saya sangat jahat. Saya pikir Dia tidak akan mengasihi seseorang seperti saya.” Orang-orang yang tidak berusaha menyesuaikan pikiran-pikiran mereka dengan Tuhan akan berakhir di neraka. Kita harus memperbaiki pikiran-pikiran kita menjadi benar.
Ini juga adalah orang-orang yang melanggar Firman Tuhan dan mengacuhkan perintah-perintah Tuhan. Mereka akan digoreng di atas wajan di neraka dengan dibakar oleh api neraka.


This hell is for the people who did not spread or share the gospel. They did not evangelize the good news to the lost.
Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang tidak menyebarkan Injil. Mereka tidak memberitakan Kabar Baik kepada yang terhilang.


This torment is for the people who had ignored God’s word and still continued to commit sin. They are the ones who had performed evil in the eyes of the Lord.
Siksaan ini adalah untuk orang-orang yang telah mengabaikan Firman Tuhan dan terus melakukan dosa. Di mata Tuhan mereka adalah orang-orang yang melaksanakan kejahatan.


This hell is for the people who had complained and grumbled even in their hearts.
Neraka ini adalah untuk mereka yang telah mengeluh dan bersungut-sungut bahkan di dalam hati mereka.



This place of hell is for the men who had a family but had cheated on their spouses and/or became gay and/or bisexual. They will be penetrated by knives and spear.
Tempat di neraka ini adalah bagi orang-orang yang mempunyai suatu keluarga tapi telah mengkhianati pasangan-pasangan mereka dan/atau menjadi homo dan/atau biseksual. Mereka akan ditusuk dengan pisau-pisau dan tombak.


Men who are sexually corrupted. Their private part will be pierced every second.
Orang-orang yang rusak secara seksual. Bagian pribadi mereka akan ditikam setiap detik.


This hell is for the people who worshipped idols, had bad evil thoughts in their head and who were so stubborn with their own ways.
Neraka ini adalah untuk orang-orang yang menyembah berhala-berhala, memiliki pikiran-pikiran jahat dalam kepala mereka dan telah sedemikian keras kepala dengan cara-cara mereka sendiri.


The place is endless. The torment will be endless… If you do not repent…
Tempat itu tidak berakhir. Penyiksaan itu tidak akan berhenti.

Jika engkau tidak bertobat …



A woman and a boy in this painting were a mother and a son when they lived on earth. But because of the unbearable pain, they did not love each other but try to escape the torment by stepping on top of each other.
Seorang wanita dan seorang anak laki-laki di dalam lukisan ini adalah ibu dan anak ketika mereka hidup di bumi. Namun karena sakit yang tidak tertanggungkan, mereka tidak mengasihi satu dengan yang lain, tapi berusaha untuk meloloskan diri dari penyiksaan itu dengan melangkahi satu dengan yang lain.


Jesus is saying… Focus Me..You must focus only Me…
Yesus sedang berkata… Berfokuslah kepada-ku…
Engkau harus berfokus hanya kepada-Ku..
You must kill the Satan or devil that is living inside of you..
Engkau harus membunuh Iblis atau setan yang hidup di dalammu…



This shows us when we repent and pray before God, the armies of angels will come down and pierce the demons with their swords.
Ini menunjukkan kepada kita apa yang terjadi ketika kita bertobat dan berdoa di hadapan Tuhan, bala tentara malaikat akan turun dan menikam setan-setan itu dengan pedang-pedang mereka.
Don’t go to Hell!!!
Jangan pergi ke neraka!!!




sumber:www.timontius.com
your ad here

Thursday, August 19, 2010

Yesus Tersenyum Kepada Anda


Hal yang paling penting dalam hidup Anda adalah ketika Anda melihat Tuhan Yesus tersenyum pada Anda! Kemudian senyuman itu keluar dari wajah Anda dan orang-orang di sekitar Anda! Apakah Anda melihat Tuhan Yesus tersenyum pada Anda? Apakah Anda pernah berhenti untuk memikirkan hal ini dan tersenyumlah sebagai apresiasi Anda untuk balas senyuman Tuhan itu?

Sebuah senyuman adalah doa yang berkuasa! Senyuman, benar-benar, dapat membantu Anda untuk mengatasi putus asa, rasa cemas, frustrasi, kesepian, atau kebosanan! Yesus menyambut Anda untuk mendekat. Dia tertarik pada perasaan Anda dan apa yang Anda lakukan, ia senang mengenal Anda dan menjadi Teman Anda. Dan memiliki Tuhan yang berkuasa sebagai Teman Anda adalah berkat yang terbaik dalam hidup Anda!

Tuhan Yesus membuka hatinya kepada Anda. Dia ingin mendukung Anda dan membimbing Anda di jalan kehidupan bersama dengan dia. Ikutlah Tuhan Yesus dan temukan bahwa, ANDA adalah murid Yesus yang dikasihi! Ketika Anda menjalani hidup Anda, ingatlah bahwa senyuman Anda adalah sebuah doa. Satu senyuman, satu doa. Tersenyumlah karena Tuhan berkenan atas hidup Anda dan bergembiralah karena Tuhan (terinspirasi oleh Mazmur 18:19, 37:4, 23).

Tariklah napas (sambil tersenyum), "Yesus berkenan kepada saya ..."
 Keluarkan napas (masih tersenyum), "Saya senang di dalam kamu Tuhanku."
Cobalah selama beberapa menit sekarang, perlahan dan dengan lembut lakukan secara berulang-ulang. Ini mungkin tampak seperti hal kecil tapi bisa membuat membantu Anda untuk melakukan segala sesuatu bersama dan untuk Yesus dan tersenyumlah dengan sukacita Tuhan!
your ad here

Kemerdekaan Sejati di Dalam Kristus


Jika Anda mendengar kata 17 Agustus apa yang terlintas dalam benak Anda? Mungkin perlombaan balap karung, panjat pinang, atau upacara bendera.

Semua itu benar, namun satu kata yang pada hari ini ingin kita renungkan bersama adalah “KEMERDEKAAN.”
Jika kita hari ini bisa menikmati kebebasan berpendapat, melakukan ibadah tanpa takut tekanan, dan bisa memilih wakil rakyat yang kita inginkan untuk duduk di bangku pemerintahan, itu adalah buah-buah dari kemerdekaan.  Hal tersebut pun tidak terwujud dalam sekejab. Dari masa proklamasi Indonesia, hingga hari ini Indonesia masih berjuang tahap demi tahap. Di setiap tahap, ada orang-orang yang berkorban dan berjuang untuk mewujudkan mimpi mereka tentang Indonesia yang merdeka.

Hal tersebut adalah gambaran dari kemerdekaan kita sebagai sebuah bangsa, namun sebagai seorang pribadi setiap orang yang percaya, telah dimerdekakan dari dosa melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu Salib. Roma 8: 1-2 menyatakan:
“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.”

Pertempuran melawan dosa dan maut telah Yesus Kristus menangkan, agar kita bisa menikmati kemerdekaan yang sejati di dalam Dia. Namun, bukan berarti setelah itu selesai. Sama seperti bangsa Indonesia, setelah bangsa ini diproklamirkan bukan berarti pekerjaan selesai. Rakyat Indonesia harus membangun bangsanya menjadi bangsa yang kuat. Bangsa yang memiliki nilai-nilai luhur dan menjadi kuat dalam setiap aspek.

Sebagai anak Allah yang telah dimerdekakan di dalam Yesus Kristus, kita harus mengisi kemerdekaan yang telah kita terima untuk menghasilkan buah-buah bagi Kristus.

Sama seperti bendera merah putih yang mengingatkan bahwa kita telah merdeka, demikian juga setiap kali kita memperingati pengorbanan Yesus melalui perjamuan kudus. Daging dan darah Kristus yang dilambangkan melalui roti dan anggur adalah sebuah peringatan bahwa kita telah dimerdekakan dari dosa.

Di hari kemerdekaan ini, mari kita ingat bahwa kita bukan hanya telah bebas dari penjajah namun juga telah bebas dari kutuk dosa dan maut. Dan sebuah kewajiban bagi kita  untuk memberitakan kabar kemerdekaan ini kepada semua orang, agar mereka tidak di perdaya oleh tipu daya dosa, namun dapat merasakan hidup dalam kemerdekaan yang sejati dalam Yesus Kristus.
your ad here

Monday, August 16, 2010

Kemerdekaan Membuat Kita Layani Orang

Sebentar lagi Indonesia akan memperingati Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-65. Tentunya, selama 65 tahun perjalanan bangsa ini, ada banyak tantangan dan hambatan yang telah dihadapi dan masih banyak tantangan ke depannya yang akan dihadapi.

Mungkin di kantor-kantor, di sekolah-sekolah, dan di tempat lainnya akan memperingati hari kemerdekaan ini dengan mengadakan upacara bendera. Sudah berapa lama Anda tidak mengikuti upacara ini? Apakah Anda ingat ketika protokol upacara memberitakan jalannya upacara? Apakah Anda ingat panasnya hari-hari ketika Anda mengikuti suatu upacara? Apakah Anda ingat ketika lagu-lagu kebangsaan dilantunkan?

Setiap upacara yang pernah Anda lakukan, pasti membawa suatu kesan sendiri. Mungkin Anda merasakan bahwa Anda mengakui dengan sungguh-sungguh bahwa Indonesia adalah bangsa Anda, sekalipun Anda melihat kejelekan yang ada pada bangsa kita ini. Mungkin Anda menyanyikan lagu-lagu kebangsaan itu dengan sungguh-sungguh. Anda menghayati setiap kata yang terdapat di dalamnya. Mungkin Anda mengikuti jalannya upacara dengan bangga karena Anda menjadi salah satu bagian dari bangsa ini. Memang itulah yang harus ada dalam diri kita.

Kita merupakan bangsa besar yang terdiri dari ribuan suku dan berbagai macam bahasa daerah yang membentuk kesatuan. Meskipun negara kita terdiri dari lautan dan daratan yang terpisah-pisah, tidak menyebabkan halangan bahwa kita adalah bangsa yang besar dan kaya. Yang menjadi halangan yaitu apa yang ada dalam diri pribadi setiap penduduk bangsa ini.

Jadi hal yang paling penting untuk Anda terapkan yaitu mulailah melihat hal-hal yang baik yang ada pada bangsa ini. Jika Anda melihat kejelekan, doakanlah. Bertindaklah sebagai seorang warga negara yang baik. Kemerdekaan yang sudah kita terima sejak 65 tahun itu jangan disia-siakan. Jika diadakan Pemilu (Pemilihan Umum), tentukan suara Anda. Satu suara menentukan kemajuan bangsa ini.

Pertanyaan penting lainnya adalah apakah Anda sudah merdeka secara rohani? Kemerdekaan rohani sudah di tangan bila kita mempercayai Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat kita. 2 Kor 3:17 mengatakan,”Sebab Tuhan adalah Roh, dan dimana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.”

Setelah kemerdekaan itu kita dapatkan, baik secara jasmani maupun rohani, lantas apa yang akan kita lakukan selanjutnya? Menjalani hidup seperti biasanya? Kita adalah benih yang Tuhan taruh di dunia ini agar kita dapat bertumbuh dan berbuah lebat. Paulus mengatakan, “Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.” (Gal 5:13)

Jadi saudara-saudara sekalian, kita bangga kita hidup dalam bangsa Indonesia yang luar biasa ini. Kita tahu bahwa Tuhan tempatkan kita di sini dengan tujuan hidup masing-masing yang Tuhan mau dalam hidup kita, agar kita dapat menjadikan nama Tuhan harum dan diakui oleh semua orang. Kita patut mengerjakan keselamatan itu melalui hal yang sederhana. Membuat orang lain mengalami kemerdekaan yang sudah Anda rasakan. Layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
your ad here